Jumat, 03 Mei 2013

Contoh Proposal Kewirausahaan

0 komentar



Berikut hanya sekedar cuplikan dari contoh proposal usaha..
Untuk melihat lebih lengkapnya download filenya DISINI !!!


BAB I
LATAR BELAKANG USAHA

A.   Sejarah Berdirinya Usaha
Singkong sering disebut-sebut sebagai bahan makanan ndesa atau berasal dari kampung. Meski saat ini beraneka ragam usaha makanan yang berbahan dasar singkong mulai menjamur, namun rata-rata usaha tersebut masih bermotivasi untuk “mengangkat derajat” singkong supaya lebih bergengsi. Artinya, singkong masih dianggap sebagai bahan makanan rendahan.
Di mata pemerintah dan masyarakat, singkong pun dianggap sebagai bahan makanan lokal yang perlu digalakkan sebagai bahan makanan pokok alternatif. Istilah bahan makanan lokal juga perlu dicermati, sebab tanaman singkong ternyata bukan berasal dari Indonesia.
Singkong atau cassava (Manihot esculenta) pertama kali dikenal di Amerika Selatan yang dikembangkan di Brasil dan Paraguay pada masa prasejarah. Potensi singkong menjadikannya sebagai bahan makanan pokok penduduk asli Amerika Selatan bagian utara, selatan Mesoamerika, dan Karibia sebelum Columbus datang ke Benua Amerika. Ketika bangsa Spanyol menaklukan daerah-daerah itu, budidaya tanaman singkong pun dilanjutkan oleh kolonial Portugis dan Spanyol.
Di Indonesia, singkong dari Brasil diperkenalkan oleh orang Portugis pada abad ke-16. Selanjutnya singkong ditanam secara komersial di wilayah Indonesia sekitar tahun 1810. Saat sejarah tersebut terabaikan, singkong menjadi bahan makanan yang merakyat dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
Seiring dengan perkembangan zaman, untuk mengangkat derajat singkong yang lebih bergengsi maka kami berinovasi untuk membuka usaha “Manihot Esculenta”. Usaha ini didirikan agar masyarakat dapat lebih tertarik dengan makanan olahan singkong yang modern, mempunyari variasi rasa yang berbeda, dan harga yang terjangkau bagi semua kalangan. 
B.     Konsep Usaha
       Usaha yang akan kami dirikan adalah Usaha Perdagangan yang bergerak di bidang makanan. Adapun produk yang kami jual adalah berbahan dasar singkong. Yang kemudian kami olah dengan berbagai rasa seperti: sambal balado, barbeque dan manis.

C.    Visi Usaha
Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan- tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Visi itu tidak dapat di tuliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, dikarenakan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang tersebuut. Beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi adalah sebagai berikut :
-          Berorientasi ke depan
-          Tidak dibuat berdasarkan kondisi saat ini
-          Mengekspresikan kreatifitas
-          Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat
Perencanaan usaha tidak lepas dari adanya visi usaha. Visi usaha berperan penting dalam usaha karena dengan adanya visi akan menggerakkan dan selalu menciptakan peluang untuk berbuat sehingga dapat melahirkan perubahan atau dinamika ke arah yang lebih baik.
Adapun Visi kami dalam usaha ini adalah “Singkong sebagai makanan modern yang disukai masyarakat”
.
D.    Tujuan Usaha
Tujuan usaha merupakan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh perusahaan yang bersangkutan. Tujuan usaha adalah target yang bersifat kuantitatif dan pencapaian target tersebut merupakan ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. Tujuan usaha pada dasarnya untuk jangka panjang,dengan tugas yang harus diselesaikan selama waktu itu, dan akan mengarahkan kinerja perusahaan.
Adapun tujuan dari usaha yang  akan kami dirikan ini antara lain:
1.      Memperoleh laba atau keuntungan
2.      Mengurangi angka pengangguran di lingkungan usaha
3.      Menyediakan makanan singkong dengan berbagai variasi rasa yang berbeda
4.      Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
5.      Menambah kreativitas dalam mengelola bahan produk
6.      Untuk mengukur kemampuan kita dalam berwirausaha
7.      Untuk mencapai keberhasilan di dalam usaha
8.      Mengatur dan membentuk kerja sama dengan perusahaan lain
9.      Berguna untuk melakukan merger dengan perusahaan lain
10.  Menjamin adanya fokus tujuan dari berbagai personel yang ada di dalam perusahaan



0 komentar:

Poskan Komentar