Rabu, 17 April 2013

Tentang Cita 1

1 komentar





Tentang Cita
Tentang harapan, masa depan, dan tentang segala keinginan yang harus terwujud.
Dalam hidup, cita adalah satu hal yang mutlak harus ada dan jelas dalam tiap pribadi seseorang.
Cita dalam hidup, untuk apa kita hidup ? Apa Tujuan kita hidup ?
Untuk siapa ? lalu, kita harus bagaimana ?
Ada yang bilang "Life is A Journey to Find Your Self" ( Hidup adalah jalan untuk menemukan dirimu sendiri), lalu Dirimu yang mana ?? Dirimu yang bagaimana ??
tentunya itu jadi polemik batin kita.


Ini tentang Cita dalam Cerita


Gue seorang pria, berkulit "agak" sawo matang, tampang boleh
dibilang pas-pasan tp agak lumayan juga sih (hehee..), tp gini-gini gue seorang mahasiswa salah satu PTN di Semarang dengan status hubungan "baru di PHP-in" wkwkwkwkk.. tp untuk
sekarang, gue lagi gak mau ngomongin masalah cinta sob, tapi
tentang cita..


Bye the way,,
bicara masalah cita, banyak hal dalam hidup, gue lakuin atas dasar cita,
yahh,, gue pengin ini,, pengin itu,, bukankah itu juga sama dengaan cita.
Gue nglakuin cita demi cita jangka pendek untuk cita gue yg jangka panjang.
ohh yah.. Gue setuju dengan kalimat ini "Life is Process" (Hidup adalah proses).
Proses yg terus dan terus berjalan, dimulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, sampai tua,
itu semua proses. kita gak bisa melangkahi salah satunya, dari bayi "ujug-ujug" langsung tua, yaa gak bisa toh yah..
Tuhan saja menciptakan manusia dan alam pun dengan proses.
Dan hubungannya dengan cita, kita gak bisa menggapai cita cita kita yang setinggi langit,
bahkan ditinggikan lagi sampai langit ke tujuh sekalipun tanpa adanya proses.
Dan proses yang gue maksud adalah cita-cita kecil, yang bertahap, tapi langsung kita kejar dan dapatkan!


Gue sadar, Gue hidup mesti punya tujuan atau cita, Gue harus tau ke arah mana gue harus pergi!
dan gue harus tau kedepannya gue mau jadi apa!
dan yang gue lakuin sekarang berusaha mencintai dan menekuni apa yg memang bisa gue lakuin sekarang,
dan yang memang mungkin itu sudah jadi "Pembeda" gue diantara orang lain.
Hal yang gue lakuin mungkin sama dengan apa yang orang lain lakuin, tp gue punya prinsip sendiri,
gue punya komitmen sendiri dan punya kedewasaan sendiri yang membuat gue berbeda dari yg lainnya.


Gue teringat kata-kata Ippho Santosa (Pakar otak kanan) dalam bukunya "7 Keajaiban Rezeki" beliau mengatakan kurang lebih begini   "bahwa yang mesti kita lakukan bukanlah memperbaiki
kekurangan kita, tapi justru terus melebihkan atau  meningkatkan apa yang sudah menjadi "pembeda" kita dengan orang lain. Katakanlah, anda lebih pandai dalam berwirausaha diantara rekan-rekan anda, tp kurang dalam hal politik. Kalau anda terfokus untuk memperbaiki kelemahan anda dengan mempelajari ilmu politik, maka secara logika anda hanya akan mampu menjadi politikus yang kemampuannya sama seperti rekan-
rekan anda yg lain. Hal ini berarti bahwa anda termasuk orang rata-rata.
Tapi kalo dari awal anda berfokus pada "pembeda" anda, berfokus pada kemampuan lebih anda,
bukan tidak mungkin anda bisa menjadi entrepreneur yang handal, dan jauh lebih tinggi dari para pesaing-pesaing anda". Gue terkesan dengan kata-kata itu, dan gue langsung berpikir tentang cita-cita gue, dan sekarang gue punya keputusan, Gue akan kejar apa yg telah menjadi cita-cita gue dengan jalan meningkatkan apa yg memang sudah menjadi "pembeda" gue diantara orang lainnya. Dengan begitu gue bisa menjadi apa yg telah di cita-citakan dengan jiwa sepenuhya jiwa gue. Bukankah kebahagiaan itu jika
kita bisa menjadi diri kita sendiri ?? Right ??


Tentang citaku.. Untuk diriku..

1 komentar:

Poskan Komentar