Sabtu, 15 Februari 2014

Protektif Boleh.. Tapi Jangan Over!

1 komentar

Ini cerita tentang orang pacaran. Analisis gue, yang sebagian berasal dari pengalaman sendiri, sebagian dari curhatan temen dan hasil nguping gue setiap ada makhluk yang cerita tentang drama cintanya. Berbagai tipe orang dengan segala sifat dan kebiasaan yang ada pada dirinya. Dengan kisah klasik drama percintaanya membuat gue agak sedikit tergelitik. Bagaimana tidak ? Beberapa hal yang sering gue denger dari  kebiasaan dua sijoli kalo pacaran itu banyak banget larangan dan pantangannya. Wiihh udah kayak tahanan kota aja. Dari mulai gak boleh foto sama cowok/cewek lain lah, gaboleh ngesave nope cowok/cewek lain lah, gaboleh jalan sama cowok/cewek lainlah, gaboleh ikut oraganisasi yang banyak cowok/ceweknyalah, gaboleh ini, gaboleh itu aagghh beeetttt! :I

Kita kan makhluk sosial ? Dimana kita juga butuh yang namanya teman, sahabat, entah itu cowok ataupun cewek ? Okelah pacaran, tapi apakah dengan segalanya berdua, apa-apa berdua, tidak ada tempat untuk orang lain entah itu teman ataupun sahabat hidup bisa bahagia ? hidup bisa lebih bermakna ? hidup bisa berwarna kayak pelangi ? TIDAK kan!  Bukankah dengan larangan seperti itu justru membatasi kebebasan berekspresi satu sama lain ? Bukankah dengan seperti itu sama saja membatasi perkembangan diri satu sama lain ?  Bukankah dengan seperti itu sama saja mengajarkan ketidakjujuran bahkan berkhianat ? Mencuri-curi kesempatan “ahh.. mumpung dia lg jauh, aku mau kayak gini ah, kayak gitu ah..”,  hidup terasa di kekang, mau ini, mau itu serba dilarang. Kalau melanggar ujung-ujungnya berantem, teruss minta putus.  Aarggg  -_- kayak anak kecil yang kehilangan mainannya! Lha kita kan bukan mainan ? aahh peettt -_-


Kalau menjalani hubungan seperti itu, terus dari mana kita akan belajar saling percaya? Dari mana kita akan belajar untuk saling setia ? Dari mana kita akan belajar untuk saling bertanggung jawab? Saling mendukung satu sama lain ?  Aahhh.. kayak pacarannya anak SD tau gak!

Come on!  Berpikir lebih dewasa lagi. Ini baru dalam tahap pacaran. Belum masuk ke bahtera rumah tangga. Apakah kalian yakin, dengan hubungan yang banyak larangan seperti ini bisa berlanjut kepernikahan?  lalu  hidup bahagia? Aahh TIDAK!  Gue kagak yakin, hidup lu bahagia dengan situasi kayak gini.

Eh broo, sis.. Satu hal yang perlu diingat, bahwa tujuan dari hidup dari masing-masing kita kan nyari kebahagiaan. Siapa yang gak pengin bahagia? lu milih pasangan lu, juga pasti berharap bisa hidup bahagia sama dia. Tapi bro, kebahagiaan itu akan dirasakan kalau pikiran dan hati kita itu tenang, damai. Enggak penuh paksaan, kekangan, bahkan kekhawatiran yang berlebih. Nah terus, lu pikir sekarang. Kalo cara pacaran lu serba membatasi pasangan lu, apa dia gak ngrasa dikekang ? Tentu sangat merasakan. Ibarat burung merpati tapi cuma di kandang. Padahal kalo dilepas, dia bisa lebih hebat, dan tentu gak lupa sama kandangnya.  Bro, protektif itu baik dan boleeh saja.. tapi jangan over!







Kalau terlalu Over protective gitu, terus dimana esensi dari pacaran  bukankah pacaran tujuannya untuk kita saling belajar mengenal, memahami dan mengerti  pasangan kita ? Untuk belajar saling mendukung satu sama lain ? Saling menjaga, melengkapi dan percaya satu sama lain ? 










Terus bagaimana ?

Broo.. ente yang laki-laki, dan Sis, anti yang perempuan,
Ayok belajar saling percaya, biarkan pasangan lu menjalani hidupnya dengan semestinya. Biarkan dia bergaul dengan teman-temannya yang cowok, yang cewek tidak perlu dipermasalahkan. Belajarlah untuk bisa memegang komitmen.  Bahwa ikrar cinta kalian, tidak akan saling mendusta, dan berkhianat.  Tidak perlu untuk dilarang bergaul sama ini, itu, yang penting sadar akan batasan-batasannya. Saling mendukung saja, tidak perlu melarang “jangan ikut ini, jangan ikut itu”. Biarkan pasangan lu  berkembang, belajar bertanggungjawab, dan lebih baik lagi. Biarkan dia puya banyak teman, demi untuk membangun relasi, untuk kesuksesan dan masa depannya.


Bukankah kalau seperti itu lebih baik ? Pacaran enak, gak penuh kekangan. Yang penting bisa menjaga perasaan satu sama lain. Saling percaya, gak penuh dengan prasangka. Saling memahami gak saling mencurigai. Saling menjaga, tidak saling mendusta. Kita bisa mendukung setiap kegiatan kita masing-masing. Dan yang penting, kita bisa mendewasa bersama-sama, dan bahagia bersama-sama. Kan kepenak oh yaa ?


Dah itu ajaa, semoga bermanfaat!




“Setiap orang punya cara sendiri untuk menunjukan kasih sayang pada pasangannya. 
Tapi cara yang benar, adalah cara yang tidak lepas dari esensinya." 
‘hendyplasst~ 





Untuk Kritik, Saran, dan Keluhan silahkan layangkan lewat post komentar dibawah ini, Thanks!


1 komentar:

Posting Komentar