Minggu, 16 Februari 2014

AKU DAN DITA

0 komentar

Kenal lewat facebook yang saat itu sama-sama menyandang gelar mahasiswa baru di salah satu universitas negeri di Semarang.  Satu fakultas, satu program studi dan dalam satu ruang belajar. Dia Dita, 19 tahun, berasal dari kota Metropolitan DKI Jakarta.  Awalnya hubungan kita hanya sebatas teman biasa, sekedar berbagi info seputar perkuliahan. Tapi setelah pertemuan pertama, muncul benih-benih cinta. Mungkin itu yang dimaksud cinta pada pandangan pertama.  Wajah cantik polos dibalut kain merah muda, dengan lesung pipi dan bibir tipisnya berhasil  membuatku  takluk seketika. Dia menghancurkan karang wanita yang saat itu berdiri kokoh di relung hati. Ini memang pertama kalinya Aku jatuh cinta lagi setelah 14 bulan ditinggal mantan.  Sejak saat itu, ada saja alasan buat Aku deket sama dia. Dari mulai tugas kuliah sampai hal kecil yang bisa dibilang gak penting. Dan nyatanya, gak butuh waktu sebulan  Aku sudah bisa masuk dalam hari-harinya. Dari mulai berangkat kuliah, ngerjain tugas, dan duduknya pun selalu di dekatku.

Dekat dan semakin dekat. Dengan sosok wanita yang selama ini aku tunggu untuk menata kembali hatiku yang sudah lama terlantar. Dengan kepribadiannya yang lembut, lugu, ceria dan penuh kasih sayang telah benar-benar membuatku meninggalkan dunia yang 14 bulan terakhir aku jalani. Hingga akhirnya Aku merasa yakin, dan ingin segera mungkin untuk mengungkapkan kata “I Love You” untuknya. Tapi tentu tidak semudah itu. Aku ingin mengatakannya dengan cara yang lebih istimewa dan yang belum pernah Aku lakuin. Dan 24 Oktober  yang merupakan  hari ulang tahunnya adalah waktu yang menurutku paling istimewa dan tak terlupakan.

Satu minggu sebelum hari itu, aku menyiapkan semuanya. Aku memulai dengan membuat potongan huruf-huruf ukuran jumbo dari kertas warna merah, biru, dan hijau tua yang akan ku rangkai jadi kalimat “Happy Birtday to you, Dita!”, “I Love You”, dan “Maukah Dita jadi pacarku ?”. Semuanya Aku masukin ke dalam tas ransel hitam yang Aku pinjem dari teman kos sebelah yang biasa dia pake buat muncak. Aku juga memasukan tiga lembar kertas putih polos ukuran jumbo dan dua buah Camera Digital.  Yupss.. Aku memang berniat membuat sebuah video perjalanan Aku menuju puncak gunung demi mengucapkan selamat ulang tahun, sekaligus mengungkapkan isi hatiku ke Dita di atas puncak gunung. Dan gunung yang akan Aku taklukan adalah Gunung Ungaran, Jawa Tengah.



Waktu itu bukan hal yang mudah buatku, karna ini pertama kalinya Aku naik kepuncak gunung. Tapi berbekal semangat dan pengin membuat suatu Unforgettable Moment di hari istimewanya, Aku memberanikan diri untuk menaklukan puncak Gunung Ungaran.  Rabu sore,  didampingi dua sahabat Aku berangkat dari kamar kos menuju tempat start di Desa Medini, Kabupaten Kendal. Tapi barulah selepas sholat maghrib, kita bertiga  memastikan peralatan yang dibutuhkan selama perjalanan, terutama  Camera Digital yang akan kami gunakan untuk mendokumentasikan baik foto dan video yang diperlukan, lalu memulai perjalanan dari Desa Medini menuju puncak Gunung Ungaran.   Perjalanan tidak semudah yang dibayangkan, kami sempat tersesat selama dua jam, sebelum akhirnya kami berbalik arah dan menemukan jalan yang benar. Medan yang terjal dan di dampingi dengan jurang-jurang yang curam di sisi kanan-kiri menjadi sensasi dan dokumentasi yang menarik. Hingga akhirnya pukul 03.46 pagi, kami berhasil mencapai puncak Gunung Ungaran.


Sampai di puncak Gunung Ungaran kami langsung menyiapkan perlengkapan. Merangkai huruf huruf yang sudah dibuat dan memasangnya di kertas putih jumbo yang sudah dipersiapkan, meniup balon, sampai dengan merangkai terompet dan berpakaian ala Tarzan. Saat matahari mulai nampak, dan sudah cukup cerah kami langsung  take video. Dengan dandanan yang sudah mirip tarzan itu, Aku berdiri gagah di puncak Gunung Ungaran. Sambil memegang kertas jumbo bertuliskan “Happy Birthday to you, Dita!” lalu Aku menyanyikan lagu dan tak lupa menghantarkan doa-doa yang terbaik untuknya. Setelah itu barulah aku mengatakan perasaanku sejujurnya, mengambil tulisan “I Love You!” dilanjut dengan tulisan “Maukah Dita jadi pacarku ?”

Tanggal 24 Oktober  tepat hari ulang tahun Dita yang ke-19 disaksikan teman-teman satu ruang belajar dan dosen yang usai mengajar, video itu diputar oleh temanku. Setelah video itu selesai, barulah aku masuk ruangan dengan membawa kue ulang tahun dan bunga mawar merah. Dita yang beranjak dari tempat duduk lalu meniup lilin. Sorak teman-teman dan dosen membuatku agak grogi waktu menanyakan jawaban atas perasaanku ke Dita. Tapi itu semua terbayarkan saat Dita menjawab “Aku mau  jadi pacar kamu...”. Dan tepuk tangan  teman-teman satu ruanganpun mengantarkan hari jadianku dengan Dita.

-------------------------------------- E N D ---------------------------------------------











Untuk Kritik, Saran, dan Keluhan silahkan layangkan lewat post komentar dibawah ini, Thanks!

0 komentar:

Poskan Komentar