Rabu, 01 Januari 2014

Manusia Setengah Salmon ( 2013 )

0 komentar



Mudah-mudahan Anda masih belum merasa jenuh dengan kehadiran Raditya Dika. Hanya dalam jeda beberapa bulan setelah merilis Cinta Brontosaurus dan Cinta dalam Kardus, sang raja stand up comedy Indonesia kini hadir lagi dalam film ketiganya di tahun 2013, Manusia Setengah Salmon.

Seperti halnya Cinta Brontosaurus, Manusia Setengah Salmon diadaptasi dari buku populer berjudul sama karya Raditya Dika yang juga sekaligus menjadi sekuel bagi Cinta Brontosaurus. Layaknya sebuah sekuel, Manusia Setengah Salmon masih berbagi begitu banyak kemiripan dengan seri pendahulunya: Anda masih akan melihat karakter-karakter yang sama, gaya humor khas Raditya Dika yang familiar serta sederetan dialog bernuansa puitis yang jelas akan segera menjadi kutipan favorit para penonton remaja.

Namun, berbeda dengan Cinta Brontosaurus, Raditya Dika mampu memberikan struktur jalan cerita yang lebih terpadu pada Manusia Setengah Salmon sehingga membuatnya menjadi lebih matang dalam bercerita dan jauh lebih menyenangkan untuk diikuti.

Kisah Manusia Setengah Salmon sendiri dimulai dengan pengumuman yang dibuat oleh Mama (Dewi Irawan) dan Papa Dika (Bucek Depp) bahwa mereka memutuskan untuk menjual rumah yang ditempati oleh keluarganya saat ini untuk kemudian mencari rumah dengan ukuran yang lebih kecil di pinggiran kota.

Hal ini dilakukan keduanya karena mengingat bahwa Dika (Raditya Dika) dan adik-adiknya telah beranjak dewasa dan lebih sering menghabiskan waktu mereka di luar rumah sehingga Mama dan Papa Dika merasa rumah yang mereka tempati sekarang berukuran terlalu besar. Keputusan tersebut jelas memberikan kesedihan di hati Dika dan adik-adiknya karena jelas mereka harus rela untuk meninggalkan seluruh kenangan masa kecil mereka di rumah tersebut.

Di saat yang bersamaan, Dika sendiri diharuskan untuk berusaha melupakan hubungan asmaranya di masa lalu dengan Jessica (Eriska Rein) yang telah berakhir, terlebih ketika Dika kini telah berkenalan dengan seorang gadis lain yang telah menarik hatinya, Patricia (Kimberly Ryder).

Selain berkisah mengenai hubungan asmara Dika, Manusia Setengah Salmon juga mencoba untuk menggali hubungan antara Dika dengan orang-orang lain yang berada di sekitarnya, seperti sang Papa yang menuntut agar Dika dapat menghabiskan waktu lebih banyak dengan dirinya, editor bukunya, Christian (Mosidik), yang menginginkan Dika untuk segera menyelesaikan buku barunya serta supir barunya, Sugiman (Insan Nur Akbar), yang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan Dika.

Jika dibandingkan dengan Cinta Brontosaurus, perubahan yang paling dapat dirasakan dari Manusia Setengah Salmon adalah kemampuan Raditya Dika untuk menghasilkan satu jalinan cerita yang lebih padat berisi daripada hanya sekedar berusaha menghasilkan tawa dengan memadukan deretan-deretan sketsa komedi seperti yang ia lakukan pada seri sebelumnya.

Penggunaan analogi mengenai kepindahan rumah yang dialami oleh karakter keluarga Dika dengan usaha karakter Dika sendiri untuk melupakan mantan kekasihnya juga mampu dieksplorasi dengan begitu baik dan berhasil memberikan elemen emosional yang kuat dalam jalan cerita.

Tidak sepenuhnya sebuah usaha yang mulus. Beberapa bagian cerita masih terkesan kurang dapat begitu tergali dengan baik. Pun begitu, Manusia Setengah Salmon jelas adalah sebuah sajian yang lebih matang dan tersaji dengan baik daripada Cinta Brontosaurus. Tidak hanya hadir dengan pengembangan kualitas yang lebih baik pada sisi naskah ceritanya, para pengisi departemen akting Manusia Setengah Salmon juga tampil dengan penampilan yang jauh lebih memuaskan pula.

Chemistry antara Raditya Dika dengan banyak lawan mainnya berhasil terjalin dengan sangat meyakinkan, khususnya dengan Kimberly Ryder yang selalu mampu mencuri perhatian dalam setiap kehadirannya. Dewi Irawan dan Bucek Depp yang kali ini mendapatkan porsi penceritaan peran yang lebih besar juga mampu menangani karakter mereka dengan begitu mudah. Juga mampu memberikan penampilan yang mencuri perhatian adalah Mosidik yang berperan sebagai editor buku karakter Dika, Griff Pradapa yang berperan sebagai Edgar, Insan Nur Akbar sebagai Sugiman serta segmen yang melibatkan makhluk-makhluk halus seperti pocong dan kuntilanak yang benar-benar out of place namun sangat mampu memberikan tawa yang begitu segar.

Dari berbagai sudut penceritaan serta eksekusinya, Manusia Setengah Salmon jelas adalah sebuah presentasi yang jauh mengungguli kualitas film pendahulunya, Cinta Brontosaurus. Raditya Dika mampu hadir dengan naskah cerita yang jauh lebih padat dan terpadu dalam penuturan kisahnya. Sutradara Herdanius Larobu, yang menggantikan posisi Fajar Nugros, juga dapat hadir dengan ritme penceritaan yang lebih baik sehingga begitu mampu mendukung naskah cerita Raditya Dika yang berjalan dengan tempo yang cenderung cepat.

Ditambah dengan kehadiran penampilan akting para pengisi departemen akting yang begitu kuat, Manusia Setengah Salmon tidak hanya berhasil tampil sebagai sebuah komedi yang efektif namun juga mampu menjelma sebagai sebuah drama keluarga yang cukup menyentuh.
 Sumber1,   Sumber,



















Download Manusia Setengah Salmon (2013) DVDRip AVI:
File Format: AVI
Resolusi: 500x270
Durasi: 1 Jam - 35 Menit - 13 Detik
Ukuran: 200 mb


Silahkan download di pilihan Link berikut :

                => TF: http://tusfiles.net/hx45qodtjbar









Untuk Kritik, Saran, dan Keluhan silahkan layangkan lewat post komentar dibawah ini, Thanks!

0 komentar:

Poskan Komentar